Perahu Kertas

Baru saja selesai membaca novel roman karya Dewi Dee Lestari, Perahu Kertas. Jujur aja, novel terbaik yang aku baca sepanjang tahun ini. Fix. Maksudku, selain The Fault in Our Stars ya..

Entah karena karakternya yang unik, si Keenan dan Kugy beserta geng midnight yang lain. Atau alur ceritanya yang mengalir rumit sampai akhirnya bermuara dan menyatu seperti kepingan-kepingan puzzle yang saat disatukan rasanya pas, seperti jodoh satu sama lain. Bagaimana lika-liku dalam cerita ini menyimpan makna penting dan mendewasakan karakter-karakter unik ini sampai kepada penyelesaian masalah mereka. Kalau ada yang merasa seharusnya Keenan dan Kugy bisa langsung bersama atau pun merasa cerita ini begitu meluas dan rumit. Kalian salah. Tiap hal yang terjadi adalah relevan terhadap hubungan mereka. 

Buku ini bercerita juga tentang realita dan negeri dongeng. Kedua tokoh yang terombang-ambing di antara dua dunia tersebut. Bahkan dari awal filmnya, kata 'realita' sudah disebut-sebut. Keduanya begitu mudah bermimpi dan berkarya namun terkadang realita berkata sebaliknya. Tetapi jika berdua, seakan-akan percikan-percikan mimpi-mimpi, cita-cita, dan cinta mereka bermunculan kembali. 

Dongeng Kugy dan lukisan Keenan yang jika digabung rasanya alami dan utuh, tidak membuat segala sesuatu lebih mudah bagi hati mereka untuk bersatu. Untuk urusan hati, akan lebih rumit walaupun mereka jodoh bagi satu sama lain. Hati berhubungan dengan semua orang yang ada di sekeliling kita. Rumit jikalau kita mengikuti kata hati, karena pasti akan ada yang terluka.

"Meski kadang pahit, sakit, dan meragu, tapi hati sesungguhnya selalu tahu." Dee.

PS. Aku juga jatuh hati sama lagunya. Perahu Kertas.


Comments

Popular Posts